5 Inovasi Teknologi Keren dari Perguruan Tinggi

5 Inovasi Teknologi Keren dari Perguruan Tinggi

Inovasi Teknologi Keren dari Perguruan Tinggi – Deretan inovasi di bidang teknologi yang slot server thailand no 1 lahir dari perguruan tinggi di Indonesia berkembang pesat. Inovasi yang lahir dari civitas akademika juga untuk berbagai bidang yang bermanfaat bagi masyarakat. Dikutip dari Instagram resmi Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbud di @ditjen.dikti, Jumat (13/8/2021), Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26 di Tanggal 10 Agustus menjadi momentum untuk meningkatkan hilirisasi hasil penelitian dari Perguruan Tinggi.

Selain itu, juga menjadi momentum untuk memperkokoh kebanggaan terhadap produk dalam negeri. Berbagai hasil riset dari perguruan tinggi telah dikembangkan menjadi produk-produk inovatif yang memiliki manfaat dan nilai guna yang dapat diwariskan kepada industri. Dari sekian banyak inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia, mari berkenalan dengan beberapa produk inovasi yang membanggakan tersebut.

1. Robot RAISA

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggandeng Universitas Airlangga (UNAIR) untuk menciptakan wild bandito Robot Medical Assistant (RAISA) ITS-Airlangga yang dirancang untuk dapat mengantarkan berbagai kebutuhan pasien. Mulai dari obat-obatan, alat pelindung diri berupa face shield, makanan dan lain sebagainya. RAISA dikendalikan menggunakan remote control dengan joystick.

Baca juga: 5 Universitas Terbaik di Bangka Belitung Versi Webometrics

2.Robot KECE

Robot KECE buatan UNESA ini memiliki 7 fitur unggulan yang digunakan untuk membantu tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Diantaranya menarik troli, rak pembawa logistik, komunikasi 2 arah, sterilisasi UV, pengukuran suhu dari jarak maksimal 5 meter, wireless oximeter dan terapi musik.

3. I-Mobil

I-Car merupakan prototipe mobil listrik otonom yang dapat berjalan secara mandiri tanpa lucky neko memerlukan pengemudi dengan bantuan kombinasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dapat membantu pengemudi mengidentifikasi potensi bahaya, mencegah tabrakan, dan mengurangi risiko kecelakaan dan mengoptimalkan daya. . . . dari penggerak motor listrik. Dalam proses pembuatan I-Car tersebut melibatkan lebih dari 30 orang ahli baik profesor, doktor dan master di bidang kompetensinya masing-masing maupun mahasiswa ITS.

4. Portable Ventilator Vent-I

Vent-I merupakan hasil kerjasama antara Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan YPM Salman. Vent-I adalah alat bantu pernapasan untuk pasien yang masih dapat bernapas sendiri (jika pasien Covid-19 dalam gejala klinis stadium 2), tidak diperuntukkan bagi pasien ICU. Fungsi utama alat ini adalah CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).

5. Genosa C19

GeNose merupakan inovasi dalam negeri yang telah banyak digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai alat skrining alternatif Covid-19 buatan UGM. Alat ini mendeteksi virus berdasarkan nafas. Genose C19 adalah perangkat elektromedis non-invasif berdasarkan kecerdasan buatan yang mengandalkan banyak data dan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar untuk memberikan kinerja yang unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *